Kamis, 16 April 2009
Bandwidth Management HTB Tools di Ubuntu 8.04
Disini saya menerapkan bandwidth management didalam mesin ubuntu 8.04 Server yang didalamnya telah terinstall sebuah proxy yang sudah berfungsi dengan baik.
Berikut step-by-step bagaimana kita menginstall Bandwidth Management dengan HTB Tools di mesin Ubuntu 8.04
Disini saya akan menginstall HTB Tools di folder /usr/local/src, jadi langkah pertama adalah kita masuk dulu di folder
tersebut, langkahnya sebagai berikut :
#cd /usr/local/src
Kemudian download dan ekstarka paket HTB dengan perintah :
#wget http://www.geocities.com/safinatuddin/HTB-tools-0.3.0a-i486-1.tgz
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di http://www.udiniqgeek.com
Salam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Rabu, 15 April 2009
Install wireless WPA di ubuntu 8.10
Sebenarnya secara otomatis wireless WPA sudah terdeteksi otomatis di ubuntu 8.10 melalui network-manager. Namun kekurangan network-manager adalah kita hanya dapat memasukkan ip melalui network manager, jadi kita tidak dapat konfigurasi ip melalui ifconfig interface ataupun melalui /etc/network/interafces.Cara termudah untuk kesulitan tersebut adalah uninstall network-manager dan edit ip melalui /etc/network/interfaces.
Untuk uninstall network manager di ubuntu 8.10, langkahnya sebagai berikut :
# apt-get remove-purge network-manager
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di http://www.udiniqgeek.com
Salam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Install Mail Server Zimbra di Ubuntu 8.04
Bagi saya zimbra adalah mail server yang handal, lengkap dan mudah dikonfigurasikan. Bagian tresulit dari instalasi zimbra adalah bagian instalasi DNS server nya, karena Zimbra dioperasikan diatas mesin DNS Server lokal. Namun sebelumnya saya sudah membuat tutorial lengkap pembuatan DNS Server untuk Mail Server Zimbra, jika anda lupa atau sekedar mengingatkan silahkan klik di sini
Kelebihan dan Keuntungan menggunakan Mail Server Zimbra :
1.Berbasis Open Source (Publik Lisensi/ tidak perlu membayar biaya Lisensi Software)
2.Jumlah User/Mailbox tidak terbatas
3.Berjalan di atas Operating System Linux
4.Mudah dalam pengaturan dan pemeliharaan dengan Web Administration
5.Terintegrasi dengan AntiVirus dan AntiSpam
6.Memiliki kemampuan Multi Domain
7.Memiliki pembatasan Quota MailBox per User
8.Dapat di gabungkan dengan Fitur Spooling Mail
Salam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Install DNS untuk Mail Zimbra di Ubuntu

Disini saya akan menguraikan bagaimana cara install DNS Server pada Ubuntu, dimana instalasi DNS Server tersebut saya khususkan untuk install Mail Server berbasis Zimbra. Untuk megetahui lebih banyak tentang Zimbra silahkan kunjungi situs resminya di http://www.zimbra.com adapun untuk tutorial instalasi mail server zimbra pada ubuntu insya allah menyusul pada pertemuan berikutnya .
Disini saya asumsikan bahwa Ubuntu 8.04 server telah berhasil diinstall pada komputer anda, dan berikut persiapan untuk pembuatan DNS servernya :
Untuk lebih lengkapnya tentang instalasi DNS Server di Ubuntu silahkan baca di http://www.udiniqgeek.com
Salam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Selasa, 14 April 2009
Install CMS Drupal 6.10 di ubuntu 8.10
Drupal adalah salah satu dari CMS ( Content Mangement System ). Saya menyukai Drupal karena mempermudahkan saya dalam pemuatan website, kita tinggal menulis di bagian Create Content dan pilih Page or Story dan tulisan kita siap dionlinekan. CMS Drupal memberikan solusi kemudahan bagi kita yang gemar membuat website namun kurang memahami bahasa html dan PHP , dan saya mengenal Drupal setelah menemukan link ini dari searching di google.
Berikut langkahnya untuk menginstall Drupal di mesin ubuntu kita :
Pertama kita harus menginstall web server lokal di komputer kita, yaitu dengan perintah :
root@root:# apt-get install apache2 php5-mysql php5-gd libapache2-mod-php5 mysql-server
Proxy Server dengan ubuntu 8.04
PC Router di Ubuntu 8.04
Sebelum kita menginstall Proxy server, langkah pertama adalah kita harus mengaktifkan fungsi PC Router di mesin ubuntu, berikut langkahnya :
eth0 : 202.162.220.10/29 ( IP dari ISP/WAN )
eth1 : 192.168.2.1/24 ( IP LAN Office )
Rubah nilai /etc/sysctl.conf :
# vim /etc/sysctl.conf --------->> selanjutnya cari tulisan #net.ipv4.conf.default.forwarding=1 dan hilangkan tanda pagarnya sehingga menjadi net.ipv4.conf.default.forwarding=1
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di http://www.udiniqgeek.comSalam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Install SSH di ubuntu sebagai Fungsi Remote Login

Berikut adalah step-by-step bagaimana mengintall ssh server pada mesin ubuntu kita :
Langkah pertama adalah masuk dulu sebagai user root dan lakukan perintah berikut :
root@root : # apt-get install SSH
Dan jika paket ssh sudah terinstall lakukan pengeditan pada port nya, hal ini bertujuan agar lebih secure ajah, karena secara default ssh berada pada port 22 :
root@root : # vim /etc/ssh/sshd_config
Dengan menekan hurug i rubah port 22 menjadi 2222 (port 2222 hanya sebagia contoh, silahkan isi no port sesuai keinginan anda), dan jangan lupa rubah juga tulisan PermitRootLogin Yes menjadi PermitRootLogin no
Simpan dengan menekan esc :wq dan Enter
Restart SSH dengan perintah :
Akhirnya instalasi SSH Remote Login sudah selesai dan untuk mencobanya silahkan remote komputer server ubuntu anda melalui komputer lain yang sudah terinstall SSH Client ( kalau di windows Putty ).
Jika anda memiliki pertanyaan mengenai artikel ini, anda dapat menghubungi :
Achmad Saifudin
chmod09@gmail.com
Achmad Saifudin, hanyalah seorang pemuda biasa yang ingin berkreasi dalam harapan meraih sesuatu yang lebih baik dari hari kemarin. Lahir di kota kecil Grobogan, tanggal 27 Mei 1981. Saat ini sedang mendalami dunia Networking dan Open Source, Linux Ubuntu dan OpenSUSE.
PC Router dengan Ubuntu
Dan disini saya asumsikan anda semua telah berhasil install Ubuntu di komputer yang akan dijadikan sebagai PC Router dan dalam pembuatan PC Router ini saya menggunakan Ubuntu 8.04 versi Server.
Persiapan untuk membangun PC Router dengan Ubuntu :
1. PC Pentium IV dengan RAM 512 Mbps dan 2 LAN Card, eth0 untuk koneksi ke ISP dan eth1 untuk koneksi ke LAN
2. 2 (dua) Kabel Straigth
3. IP Address, baik dari ISP (eth0) maupun untuk LAN (eth1), dalam kasus ini diambil contoh :
ISP (eth0) : 202.172.16.40/29 dengan DNS 1 : 202.172.1.1 dan DNS2 : 202.172.1.2
LAN (eth1) : 192.168.1.1/24
Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di http://www.udiniqgeek.com
Salam,
UdiniqGeek.com | Achmad Saifudin
Open Source as Spirit of Change

"Open Source Software" (OSS), menurut Esther Dyson (1998), didefinisikan sebagai perangkat lunak yang dikembangkan secara gotong-royong tanpa koordinasi resmi, menggunakan kode program (source code) yang tersedia secara bebas, serta didistribusikan melalui internet.
Saya masih ingat ketika pertama kali saya berhasil menginstall OSS Varian linux ubuntu. Awalnya saya berfikir kalau linux ubuntu itu susah dan ribet, namun setelah mencobanya beberapa hari ternyata sangat asyik dan membuat saya bener2 jatuh cinta padanya " oh ... Ubuntu, he3x " . Kecintaan saya pada ubuntu juga didasari oleh banyaknya teman-teman yang menulis tutorial di internet dan saling sharing tentang open source varian ubuntu, baik itu yang membahas tentang seputar pernak-pernik ubuntu itu sendiri maupun yang membahas tentang perangkat lunak yang notabene sangat saya butuhkan dalam lingkungan dunia kerja .
History OSS Varian Linux Ubuntu
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
* bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
* bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
* bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary), bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.



